Oleh: huseindekanunj | Februari 23, 2008

Kecerdasan Emosional sebagai Penunjang Prestasi Kerja

Humas UNJ, 15/02/2008. ”Hubungan Antara Kecerdasan Emosional, Kompetensi Kerja dan Budaya Organisasi dengan Prestasi Kerja di PT Bina Sinar Amity Jakarta” . Itulah judul disertasi yang dipertahankan di depan senat terbuka Universitas Negeri Jakarta, Rabu 15 Februari 2008.

Promovendus (H.Robert Sudaryono), sebagai direktur utama, melihat para karyawannya merupakan modal utama dalam meningkatkan kinerja karyawan. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa menurunnya prestasi kerja berhubungan dengan banyak faktor. Faktor tersebut diantaranya adalah kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual. Kualitas emosional yang tertata dengan baik akan menjadikan karyawan dapat menata dirinya dan dalam hubungan dengan orang lain, sehingga dapat melaksanakan tugas pekerjaan dengan prestasi baik. Demikian juga dengan kualitas spiritual, karyawan yang mempunyai kualitas hubungan dengan tuhan, akan mendorongnya mencapai prestasi kerja yang tinggi.

Penelitian ini dilakukan pada pengemudi truk trailer (karyawan PT Bina Sinar Amity Jakarta) karena perusahaan ini bergerak dalam bidang jasa logistik. Hasil penelitian menunjukan 4 poin penting yaituAdanya hubungan positif: (1) kecerdasan emosional dengan prestasi kerja, (2) kompetensi kerja dengan pencapaian kerja karyawan, (3) budaya organisasii dengan pencapaian kerja karyawan, dan (4) kecerdasan emosi, kompetensi kerja dan budaya organisasi dengan pencapaian kerja karyawan. Berdasarkan hasil temuan di atas H.Robert Sudaryono menyimpulkan bahwa prestasi kerja pengemudi truk trailer di PT Bina Sinar Amity Jakarta dapat ditingkatkan dengan meningkatkan kecerdasan emosional, meningkatkan kompetensi kerja dan memperbaiki budaya organisasi.

Setelah kurang lebih 2 jam dinyatakanlah bahwa H.Robert Sudaryono dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan.

Oleh: huseindekanunj | Februari 23, 2008

Struktur Fakultas Ilmu Sosial

Pimpinan Fakultas

Dekan:
Dr. Achmad Husen,MPd.

Pembantu Dekan I:
Drs. Sucahyanto, M.Si.

Pembantu Dekan II:
Dra. Helma Rusdy, MM.

Pembantu Dekan III:
Drs. Budiaman, M.Si.

Pembantu Dekan IV:
Drs. Komarudin, M.Si

Alamat:

Telepon:

Gedung K
Jl. Rawamangun Muka
Jakarta 13220
Indonesia

++62 21 4753655

E-Mail:
dekanfis@unj.ac.id

Oleh: huseindekanunj | Februari 23, 2008

Fungsi dan Kompetensi Lulusan

1. Fungsi

Menghasilkan tenaga akademik dan profesional di bidang kependidikan dan nonkependidikan yang mandiri dan memiliki integritas sesuai dengan tuntutan pembangunan nasional yang sinambung.

2. Kompetensi Lulusan

Kompetensi lulusan UNJ dalam bidang akademik dan profesional meliputi:

  1. Kemampuan untuk menguasai, menerapkan, dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mencapai keunggulan di bidang kependidikan maupun nonkependidikan sesuai dengan tuntutan pada tingkat nasional, regional, maupun internasional.
  2. Kemampuan kewirausahaan yang profesional, mandiri, dan memiliki integritas yang memungkinkan mereka mampu bersinergi dan berkompetisi secara sehat dalam era informasi dan pasar bebas pada tingkat nasional, regional, maupun internasional.
  3. Kemampuan profesional yang tinggi untuk menerapkan dan mengembangkan ilmu dan teknologi sesuai dengan tuntutan pembangunan nasional yang berkesinambungan.
  4. Kemampuan untuk meningkatkan kualitas diri, wawasan dan sikap dalam upaya proses internalisasi nilai/kaidah ilmiah dalam menunaikan tugas-tugas keprofesionalannya.
  5. Kemampuan menciptakan, menemukan dan mengembangkan berbagai ilmu dan teknologi baik di bidang kependidikan dan non kependidikan yang sesuai dengan kompetensi profesionalnya.
Oleh: huseindekanunj | Februari 23, 2008

Tujuan Universitas Negeri Jakarta

Tujuan UNJ adalah:

  1. Menghasilkan ilmu pengetahuan dan teknologi baik dalam bidang pendidikan maupun nonkependidikan, yang menjadi komponen pokok penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
  2. Menghasilkan tenaga akademik dan/atau profesional pada berbagai jenjang pendidikan yang memiliki kemampuan dalam menunjang usaha pengembangan dan pemberdayaan sumber daya manusia.
  3. Menghasilkan tenaga kependidikan dan nonkependidikan yang bermutu, berkemampuan akademik dan/atau profesional di bidangnya.
  4. Mengembangkan dan melaksanakan program pendidikan dalam jabatan (in service training) untuk jabatan tenaga kependidikan dan tenaga penunjang akademik di dalam maupun luar negeri.
  5. Menyiapkan dan membina tenaga akademik dan/atau profesional untuk menyelenggarakan program pendidikan dan pembelajaran pada semua jalur, jenis, dan jenjang pendidikan.
  6. Mengabdikan ilmu, teknologi, dan/atau seni untuk kepentingan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat
  7. Memberikan pelayanan teknologi, manajemen, dan sistem informasi bagi sivitas akademika UNJ dan masyarakat luas.

Kebijakan untuk mencapai visi, misi, dan tujuan didasarkan pada prinsip partisipatif, akuntabilitas, transparansi, pemanfaatan teknologi yang sesuai, orientasi pada realitas kebutuhan dan dunia kerja, integral/keterpaduan , dan keseimbangan antara program kependidikan dan non-kependidikan.

Oleh: huseindekanunj | Februari 23, 2008

Visi dan Misi Universitas Negeri Jakarta

Visi

Menjadi Universitas yang memiliki keunggulan kompetitif dalam membangun masyarakat Indonesia yang maju, demokratis dan sejahtera berdasarkan Pancasila di era globalisasi.

Misi

  1. Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang dapat meningkatkan kualitas hidup manusia dan lingkungan.
  2. Menyiapkan tenaga akademik dan/atau profesional yang bermutu, bertanggung jawab dan mandiri di bidang pendidikan dan nonkependidikan guna menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
  3. Mengembangkan ilmu dan praksis kependidikan dalam rangka mempercepat pencapaian pembangunan pendidikan nasional.
  4. Mengembangkan berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di bidang ilmu, teknologi, dan seni yang berdaya guna dan berhasil guna.
  5. Menciptakan budaya akademik yang kondusif bagi pemberdayaan semua potensi kemanusiaan yang optimal dan terintegrasi secara berkesinambungan.
  6. Memfungsikan dirinya selaku universitas yang mampu menerapkan prinsip-prinsip entrepreneurship dalam kinerjanya secara berkesinambungan.
Oleh: huseindekanunj | Februari 23, 2008

Jurnal Sosiologi

Pada Bulan Mei tahun 2005, Jurusan Sosiologi telah menerbitkan edisi perdana dari Jurnal Sosiologi dengan nama Komunitas. Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah yang berisikan berbagai tulisan yang berhubungan erat dengan bidang-bidang sosiologi.

SUSUNAN REDAKSI Jurnal Sosiologi Komunitas
Pelindung
Dra. Evy Clara, M.Si

Pimpinan Redaksi
Drs. Komarudin,M.Si

Sekretaris Redaksi
Rakhmat Hidayat, S.Sos

Staff Redaksi/setting layout
Putu Gede Widya Bajrayana, S.Pd

 

launching-jurnal-008.jpgRedaksi menerima tulisan yang berhubungan dengan sosiologi

Launching Jurnal Sosiologi Komunitas dan Seminar Jurusan Sosiologi dengan tema “Meretas Posisi Publik Dalam Pembangunan”

Dilaksanakan di Gedung Pasca Sarjana UNJ pada tanggal 19 Agustus 2005.
Pembicara:
1. Prof. Dr. Suriani, SH.,M.A
2. Dr. Laode Ida,
Moderator: Robertus Robet, M.A

Oleh: huseindekanunj | Februari 23, 2008

PENDIDIK YANG BERKUALITAS

Humas UNJ, 15/02/2008.Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) FIP Universitas Negeri Jakarta mengadakan Studium General dengan tema “Menyiapkan Pendidik Yang Berkualitas Melalui Peningkatan Guru – PAUD”, Kegiatan ini diadakan di Gedung Perpustakaan UNJ pada Jumat, 15 Februari 2008, mulai pukul 08.00 – 10.00 WIB.

Acara yang dibuka oleh Rektor UNJ, Dr. Bedjo Sujanto, M.Pd, ini dihadiri oleh Dekan FIP (Drs. Karnadi M.Si), Mahasiswa PAUD, Dosen, dan para Pimpinan di lingkungan FIP. Pembicara utama dalam Studium General tersebut adalah Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas, dr. Fasli Jalal, Phd.

Guru adalah peneliti yang terus menerus, secara kreatif mencari solusi untuk masalah–masalah muridnya, suasana yang menyenangkan sangat diperlukan seperti metode cara mengajar. Oleh karena itu, guru sebagai pendidik harus melihat apa yang disukai oleh sang anak. ”Dalam program pendidikan anak usia dini tidak boleh di buat program–program yang kaku, program itu anak itu, kita boleh punya rencana tapi pada akhirnya anak itulah yang memilih, tugas kita yang memfasilitasi, mengklarifikasi, menyediakan peluang–peluang”, ujar Fasli.

Dalam Studium General tersebut, Faslil Jalal menerangkan, bahwa sebagai pendidik sebaiknya guru berpikir kritis dan kreatif. Beliau juga menjelaskan 3 hal yang harus dimilki pendidik: Communication skill (berdebat, berpidato, membaca, menyampaikan ide, mendengar dengan baik), Integritas (orang yang mempunyai keterikatan dalam bersikap, tidak mudah terombang–ambing), dan Interpersonal skill(kemampuan kerja dalam berkelompok, kemampuan penyesuaian, berpikir kritis).

Oleh: huseindekanunj | Februari 23, 2008

Sejarah Universitas Negeri Jakarta

fis.jpgSetelah Indonesia merdeka, pemerintah Indonesia merasakan kurangnya tenaga kependidikan di semua jenjang dan jenis lembaga pendidikan. Untuk meng­atasi masalah ini pemerintah mendirikan berbagai kursus pendidikan guru. Sekitar tahun 1950-an, pada jenjang di atas pendidikan menengah didirikan B-I, B-II, dan PGSLP yang bertugas menyiapkan guru-guru untuk sekolah lanjutan. Usaha-usaha untuk meningkatkan mutu dan jumlah guru terus dilakukan melalui pendirian Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) oleh pemerintah melalui Keputusan Menteri P dan K No. 382/Kab. tahun 1954. PTPG ini didirikan di empat kota yakni Batusangkar, Ma­nado, Bandung, dan Malang. Dengan demikian terdapat dua macam lembaga pendidik­an yang menghasilkan tenaga guru, yaitu Kursus B-I/B-II/PGSLP dan PTPG. Kedua lembaga ini kemudian diintegrasi­kan menjadi satu lembaga pendidikan melalui berbagai tahap. Pada tahun 1957, PTPG diintegrasikan ke dalam Fakultas Ke­guruan dan Ilmu Pendidikan pada universitas terdekat. Berdasarkan PP No. 51 tahun 1958 Fakultas Paedagogik diintegrasikan ke dalam FKIP.

Pada tahun 1963, oleh Kementerian Pendidikan Dasar didirikan Institut Pendidikan Guru (IPG) untuk menghasilkan guru sekolah menengah; sementara berdasarkan Keputusan Menteri P dan K No. 6 dan 7, tanggal 8 Pebruari 1961 Kursus B-I dan B-II diintegrasikan ke dalam FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi yang juga menghasilkan guru sekolah menengah. Dualisme ini dirasakan kurang efektif dan mengganggu manajemen pendidikan guru. Untuk mengatasi ini maka kursus B-I dan B-II di Jakarta diintegrasikan ke dalam FKIP Universitas Indonesia.

Melalui Keputusan Presiden RI No. 1 tahun 1963 tanggal 3 Januari 1963, ditetapkan integrasi sistem kelembagaan pendidikan guru salah satu butir pernyataan Kepres. tersebut adalah bahwa surat keputusan ini berlaku sejak 16 Mei 1964, yang kemudian dinyatakan sebagai hari lahirnya IKIP Jakarta. FKIP dan IPG diubah menjadi IKIP (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan). Proses pengintegrasian FKIP-Universitas Indonesia dan IPG Jakarta, melahirkan IKIP Jakarta. Dalam perkembangan selanjutnya IKIP Jakarta setelah berusia lebih kurang 36 tahun, sejak tanggal 4 Agustus 1999 berubah menjadi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) berdasarkan Keppres 093/1999 tanggal 4 Agustus 1999, dan peresmiannya dilaksanakan oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 31 Agustus 1999 di Istana Negara.

Hari jadi Universitas Negeri Jakarta ditetapkan sama dengan hari jadi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Jakarta yang merupakan cikal bakal Universitas Negeri Jakarta yaitu pada tanggal 16 Mei 1964.

 

Oleh: huseindekanunj | Februari 23, 2008

Kampus

logo1.gif

Universitas Negeri Jakarta memiliki beberapa kampus yang menjadi pusat kegiatan akademik maupun penunjang lainnya.

Kampus Rawamangun (Kampus A) terletak di kompleks UNJ Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur sebagai kampus pusat. Kantor Rektorat dan perangkatnya, FIP, FT, FIS, FBS dan PPs ada di kampus tersebut.

FMIPA dan FIK terletak di Kampus Jl. Pemuda (Kampus B), Jakarta Timur.

Selain itu Universitas Negeri Jakarta masih mempunyai Kampus Halimun (Kampus D), Kampus Setiabudi (Kampus E), dan Kampus Achmad Dahlan (Kampus F) di Jakarta Selatan.

Oleh: huseindekanunj | Februari 23, 2008

Lokakarya Untuk Menghasilkan Seni Berpikir Kreatif dan Menulis

pelatihan-penulisan-karya-ilmiah-028.jpgHumas UNJ, 13/02/2008. Fakultas Ilmu Pendidikan menyelenggarakan kegiatan ACTING (Art Of Creative Thinking Of Writing) dalam rangka persiapan LKTM (Lomba Karya Tulis Mahasiswa) tingkat Fakultas pada bulan April. Kegiatan tersebut dihadiri Muhammad Syarif Sumantri (PD III FIP), Sri Ambar Arun (Dosen Manajemen Pendidikan), dan mahasiswa FIP, yang terbagi dalam 10 kelompok, masing-masing terdiri dari 3 mahasiswa.

Lokakarya ini merupakan program PD III bidang Kemahasiswaan untuk pengembangan penalaran mahasiswa dan pemberian beasiswa. Juga untuk mengukur hasil dari realisasi kerja program PD III FIP, ”…

memang ketika saya menjadi PD, melihat apa tolak ukur kinerja saya, …. kerja sedikit tapi kinerjanya terlihat atau terukur”, tutur Syarif Sumantri.

Setelah diberi pembekalan penulisan dan bahan kajian ilmiah dan metode bagi peserta pada 5-6 Februari 2008 lalu, maka pada 12 Februari 2008, setiap kelompok melakukan presentasi di depan penguji. Terpilihlah peserta terbaik yaitu kelompok IV (Prodi PGSD, 2006). Kelompok Penyaji terbaik ini akan mewakili FIP, mengikuti LKTM tingkat Universitas.

Tulisan Sebelumnya »

Kategori